Loading

Tuntun Anak Muda ke Puncak Sriten

Pembinaan pada anak muda penting sekali. Karena mereka itu generasi penerus kita yang tua-tua ini.

Kalau generasi mereka sudah tercampur dengan pergaulan yang tidak baik, maka ke depannya sulit ada yang jadi penerus.

Darush Sholihin sengaja membuat program-program yang dikhususkan untuk muda-mudi lewat DSmuda-nya.

Di antara programnya adalah adventure. Namun ini bukan adventure biasa. Di situ ada pengajaran ibadah, pemberian tausiyah, hafalan surat sampai tadabbur alam.

Pada Kamis sore, 14 Juli 2016, kami dan DSmuda sampai di Puncak Gunung tertinggi di Gunungkidul di daerah Sriten Nglipar.

DSmuda tiba di Embung Sriten menjelang waktu Maghrib. Saat senja, digunakan untuk mengambil gambar-gambar menarik. Kemudian, kami semua mendirikan shalat Maghrib, lalu setelah itu mendirikan tenda. Ketika waktu shalat Isya tiba, kami mendirikan pula shalat Isya secara berjamaah. Nah, tadi selesai shalat Maghrib dan Isya diadakan pula hafalan surat pendek yaitu surat Al-Qadr.

Di waktu setelah Isya tadi sambil menyelesaikan pemasangan tenda, yang lainnya membuat makan malam dengan memasak mie dan membuat kopi. Tibalah waktu bersantai-santai dan istirahat di atas pukul 21.00 WIB. Yang lainnya ada yang sudah terlelap, yang lainnya masih asyik ngobrol.

Ternyata di tengah malam 23.00 WIB, tenda DSmuda diguyur hujan. Sebagian tenda ada yang bermasalah karena berada di saluran air.

Setelah beberapa saat hujan reda, DSmuda berkemas-kemas untuk pindah ke Pendopo yang dekat dengan puncak gunung. Barulah jam 24.00 WIB dilanjutkan istirahat.

Saat tiba Shubuh, dilaksanakan shalat Shubuh berjama’ah sambil pemberian tausiyah dan merampungkan hafalan surat.

Ketika cuaca mulai terang, DSmuda bergegas naik ke puncak. Namun sayangnya di pagi itu, mentari pagi tertutup kabut tebal karena hujan semalam. Namun tak mengapa tetap DSmuda masih bisa berfoto ria di atas puncak.

Ketika pukul 06.00 WIB, DSmuda beranjak turun dari puncak tak tahunya mentari mulai terlihat. Akhirnya setelah itu kita bergegas pulang ke Panggang.

Luar biasa pemandangan di Sriten. Perjalanannya pun menantang. Karena untuk sampai puncak harus melewati tanjakan sekitar 3 KM. Perjalanan dari Darush Sholihin Panggang Gunungkidul sendiri memakan waktu 1,5 jam.

Semoga berkah untuk DSmuda.

Muhammad Abduh Tuasikal

DSmuda.Com

Leave a Reply